
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro menyelenggarakan kegiatan Peninjauan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di lingkungan Fakultas Kedokteran UM Metro. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen institusi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan kedokteran agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi kedokteran, serta kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Peninjauan kurikulum ini bertujuan untuk memperkuat implementasi pendekatan Outcome Based Education (OBE), yaitu sistem pendidikan yang menekankan pada pencapaian capaian pembelajaran lulusan (CPL) secara terukur dan terintegrasi dengan capaian pembelajaran mata kuliah, strategi pembelajaran, serta sistem asesmen. Pendekatan ini juga diselaraskan dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Standar Pendidikan Profesi Dokter Indonesia, serta kebijakan akreditasi terbaru dari LAM-PTKes.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC dan sambutan dari pimpinan Fakultas Kedokteran UM Metro. Dalam sambutannya, pimpinan fakultas menegaskan pentingnya evaluasi dan penyempurnaan kurikulum secara berkala sebagai upaya menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, profesional, beretika, serta berkarakter Islami.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, dr. Merry Indah Sari, M. Med. Ed. dan Dr. dr. Dwita Oktaria, M. Pd. Ked., yang memberikan pemaparan terkait konsep, implementasi, serta strategi penguatan kurikulum berbasis OBE dalam pendidikan kedokteran. Sesi pemaparan dilanjutkan dengan diskusi dan review dokumen kurikulum bersama pimpinan fakultas, tim pengembang kurikulum, koordinator blok/mata kuliah, serta seluruh dosen Fakultas Kedokteran UM Metro.
Pada sesi siang hari, peserta secara aktif menyusun dan memaparkan rekomendasi perbaikan kurikulum berdasarkan hasil diskusi dan telaah bersama. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyempurnaan dokumen kurikulum yang lebih adaptif, relevan, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran UM Metro menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan serta memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan mampu mendukung visi institusi dalam menghasilkan dokter yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan sistem kesehatan nasional.