
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro (FK UM Metro) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan (MUAD) Kota Metro. Kegiatan ini mengangkat tema “Implementasi Program Sekolah Sadar Hipertensi melalui Edukasi dan Skrining Dini dalam Pencegahan Hipertensi pada Remaja” sebagai bentuk upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sejak usia sekolah.
Program ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kejadian hipertensi yang kini tidak hanya ditemukan pada usia dewasa dan lanjut usia, tetapi juga mulai muncul pada kelompok usia remaja akibat perubahan pola hidup yang kurang sehat. Pola konsumsi makanan tinggi garam dan lemak, kurangnya aktivitas fisik, tingginya penggunaan gawai, serta stres akademik menjadi beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko hipertensi pada remaja. Oleh karena itu, edukasi dan deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya penyakit tidak menular tersebut sejak usia muda.
Kegiatan PKM diawali dengan sesi pembukaan dan sambutan dari Wakil Kepala sekolah SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Dr. Hardika Saputra, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi siswa dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk perilaku hidup sehat melalui kegiatan edukatif yang berkelanjutan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Pelaksana PKM FK UM Metro, dr. Firantika Dias Puteri, M.KM. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain memberikan edukasi kesehatan, kegiatan ini juga bertujuan membangun budaya deteksi dini dan kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan sekolah.
Sebagai simbol dukungan terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang sadar hipertensi, tim PKM FK UM Metro menyerahkan poster edukasi hipertensi dan alat tensi digital kepada pihak SMA MUAD Kota Metro. Poster edukasi yang diberikan berisi informasi mengenai pengertian hipertensi, faktor risiko, gejala, komplikasi, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Poster tersebut diharapkan dapat menjadi media edukasi berkelanjutan yang dapat dibaca dan dipahami oleh siswa maupun warga sekolah lainnya.
Selain poster edukasi, tim PKM juga menyerahkan alat tensi digital kepada pihak sekolah. Pemberian alat ini bertujuan untuk mendukung pemantauan kesehatan secara mandiri di lingkungan sekolah serta meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Dengan adanya alat tensi digital tersebut, sekolah diharapkan dapat melakukan pemeriksaan tekanan darah sederhana sebagai langkah deteksi dini terhadap faktor risiko hipertensi.
Setelah sesi penyerahan simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan dokumentasi dan foto bersama antara tim PKM FK UM Metro, guru, dan siswa SMA MUAD Kota Metro. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari para peserta.
Sebelum penyampaian materi edukasi, peserta terlebih dahulu diminta mengisi pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mengenai hipertensi dan perilaku hidup sehat. Tahap ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terkait faktor risiko hipertensi pada remaja.
Materi edukasi kemudian disampaikan oleh dr. NRF. Shelly Zuliskha, Sp.A., mengenai “Pencegahan Hipertensi pada Remaja.” Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa hipertensi sering kali disebut sebagai silent killer karena dapat terjadi tanpa gejala yang jelas namun memberikan dampak serius bagi kesehatan apabila tidak ditangani sejak dini. Peserta diberikan pemahaman mengenai faktor risiko hipertensi, seperti konsumsi makanan cepat saji, minuman tinggi gula, kurang olahraga, obesitas, kurang tidur, serta stres yang berkepanjangan.
Selain itu, siswa juga diedukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak usia muda, antara lain dengan menjaga pola makan bergizi seimbang, mengurangi konsumsi garam berlebih, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, rutin melakukan aktivitas fisik, mencukupi waktu istirahat, serta menjaga kesehatan mental. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan media presentasi dan diskusi sehingga peserta dapat memahami materi dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Antusiasme siswa terlihat pada sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Banyak peserta yang aktif mengajukan pertanyaan terkait kebiasaan sehari-hari yang dapat memengaruhi tekanan darah serta cara menjaga kesehatan di tengah aktivitas sekolah yang padat. Sesi ini menjadi sarana edukatif yang efektif karena memberikan kesempatan bagi siswa untuk berdiskusi langsung dengan narasumber.
Setelah sesi edukasi selesai, peserta kembali diminta mengisi post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman setelah menerima materi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai hipertensi dan upaya pencegahannya, yang menandakan bahwa kegiatan edukasi berjalan dengan efektif.
Untuk meningkatkan semangat dan partisipasi peserta, panitia juga menyelenggarakan sesi hiburan dan pembagian doorprize. Kegiatan ini menciptakan suasana yang lebih interaktif dan menyenangkan sehingga siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.
Sebagai penutup, tim PKM FK UM Metro melaksanakan skrining kesehatan berupa pengukuran tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan peserta. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap faktor risiko hipertensi pada remaja. Melalui skrining tersebut, siswa dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara langsung serta memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga berat badan ideal dan tekanan darah normal.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membentuk budaya hidup sehat dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pencegahan penyakit tidak menular sejak dini. FK UM Metro berharap Program Sekolah Sadar Hipertensi dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah sebagai upaya menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, dan berkualitas di masa depan.