Metro, 10 Juli 2026 – Di tengah suasana hangat penyambutan siswa baru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Metro, hadir sebuah pesan penting tentang masa depan remaja. Bukan sekadar mengenal lingkungan sekolah baru, para peserta Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Mata Muda) juga dibekali pemahaman tentang bagaimana menjaga diri, mengambil keputusan yang bijak, dan membangun karakter sebagai generasi yang sehat serta berprestasi.


Melalui kegiatan pembekalan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro, Nusopati Candra Buwono, turut berperan memberikan edukasi kepada siswa baru MAN 1 Metro pada 10 Juli 2026. Kegiatan ini mengangkat tema penting mengenai kesiapan remaja menghadapi tantangan masa kini, khususnya dalam upaya pencegahan Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) yang meliputi seks bebas, pernikahan dini, dan penyalahgunaan NAPZA.


Dengan pendekatan yang komunikatif dan dekat dengan kehidupan remaja, Nusopati mengajak para siswa untuk memahami bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam membentuk kualitas diri. Pilihan yang dibuat hari ini dapat menentukan perjalanan kehidupan mereka di masa depan.


“Remaja perlu memiliki pengetahuan yang benar agar mampu melindungi dirinya. Menjaga kesehatan reproduksi bukan hanya tentang kesehatan fisik, tetapi juga tentang tanggung jawab, nilai diri, dan kesiapan meraih cita-cita,” pesan yang disampaikan dalam kegiatan edukasi tersebut.


Dalam pemaparannya, mahasiswa FK UM Metro menjelaskan berbagai risiko yang dapat muncul akibat perilaku berisiko pada remaja. Mulai dari dampak kesehatan akibat seks bebas, konsekuensi sosial dan psikologis dari pernikahan dini, hingga bahaya penyalahgunaan NAPZA yang dapat merusak masa depan generasi muda.


Kegiatan ini tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang diskusi bagi siswa untuk menyampaikan pertanyaan dan memahami berbagai persoalan remaja secara lebih terbuka dengan sudut pandang kesehatan. Para siswa diajak untuk berani mengatakan tidak terhadap perilaku negatif serta membangun lingkungan pertemanan yang positif.


Kehadiran mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa kedokteran dalam menjalankan peran edukatif di masyarakat. Tidak hanya belajar ilmu kesehatan di ruang akademik, mahasiswa juga hadir sebagai agen perubahan yang membantu meningkatkan kesadaran kesehatan sejak usia remaja.


Melalui pembekalan PIK Remaja ini, diharapkan siswa baru MAN 1 Metro mampu menjadi remaja yang berkarakter, sehat, cerdas mengambil keputusan, serta siap menghadapi masa depan tanpa terjebak dalam perilaku berisiko.
Karena membangun generasi unggul tidak hanya dimulai dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan menjaga diri dan menghargai masa depan.