Suasana Minggu pagi di pusat Kota Metro tampak berbeda dari biasanya. Di tengah ramainya warga yang berolahraga dan menikmati kuliner pagi, deretan tenda pelayanan kesehatan berdiri rapi di kawasan Taman Merdeka, Minggu (3/5/2026). Kehadiran tenda-tenda tersebut menjadi pusat perhatian masyarakat, menghadirkan nuansa kepedulian kesehatan yang kuat di ruang publik. Hari itu, aktivitas warga tidak hanya diisi dengan rekreasi, tetapi juga dengan langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya hipertensi.

Mengusung tema “Kenali Hipertensi Sejak Dini”, Tim Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro (FK UM Metro) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Metro, serta Dinas Kesehatan setempat dalam menyelenggarakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan, mulai dari usia muda hingga lanjut usia, sebagai bentuk upaya promotif dan preventif terhadap penyakit tidak menular, khususnya hipertensi.

Sejak pukul 06.00 WIB, antusiasme masyarakat sudah terlihat dengan banyaknya warga yang mengantre untuk mendapatkan layanan kesehatan. Berbagai pemeriksaan disediakan, mulai dari pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, hingga konsultasi langsung dengan dokter spesialis. Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini, terlebih karena layanan diberikan secara gratis dan dilakukan di ruang terbuka yang nyaman.

Salah satu dosen sekaligus dokter spesialis penyakit dalam FK UM Metro, dr. Toumi Shiddiqi, Sp.PD., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan itu mudah diakses dan tidak menakutkan. Dengan menghadirkan layanan ini di taman kota, masyarakat bisa memeriksa kondisi kesehatannya sambil tetap menikmati aktivitas pagi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemilihan tema kegiatan didasarkan pada perubahan tren penyakit hipertensi yang kini tidak lagi hanya menyerang kelompok lanjut usia. Gaya hidup modern seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, serta tingkat stres yang tinggi membuat kelompok usia produktif juga semakin rentan mengalami hipertensi.

Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Pemerintah Kota Metro bersama Dinas Kesehatan memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar medis yang berlaku. Sementara itu, IDI Kota Metro turut berperan aktif dengan menurunkan tenaga medis profesional untuk memberikan pelayanan dan konsultasi secara langsung kepada masyarakat. Dukungan juga datang dari berbagai organisasi profesi dan fasilitas kesehatan lainnya yang ikut berkontribusi dalam memberikan edukasi serta pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.

Wali Kota Metro yang turut hadir dan meninjau langsung kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap hipertensi yang sering kali tidak disadari.
“Hipertensi adalah silent killer, penyakit yang datang tanpa gejala tetapi berdampak serius. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk lebih waspada dan melakukan pencegahan sejak dini,” ungkapnya.

Peringatan Hari Hipertensi Sedunia ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. FK UM Metro menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dan tenaga medis untuk lebih peka terhadap permasalahan kesehatan yang ada di lingkungan sekitar.

Hingga menjelang siang, ratusan warga telah mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik. Taman Merdeka pun menjadi saksi lahirnya kesadaran baru di tengah masyarakat bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari langkah sederhana, yaitu mengenali kondisi tubuh sejak dini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi upaya-upaya serupa di masa mendatang dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan peduli terhadap kesehatannya.