
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melaksanakan kegiatan Pembimbingan Pertama (Nurturing) Akreditasi Program Studi Pendidikan Profesi Dokter pada Jumat (19/06/2026) bertempat di Aula Mini Auditorium Lantai 4 Gedung dr. Soetomo Universitas Muhammadiyah Metro. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB dihadiri oleh seluruh Tim SATGAS Akreditasi, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta unit-unit yang terlibat dalam persiapan akreditasi Program Studi Pendidikan Profesi Dokter.
Kegiatan pembimbingan ini merupakan langkah awal dalam rangka mempersiapkan proses akreditasi yang akan dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Metro. Pada pertemuan pertama ini, fokus utama kegiatan adalah memberikan pemahaman menyeluruh kepada seluruh tim mengenai mekanisme pelaksanaan akreditasi, tahapan-tahapan yang akan dilalui, serta strategi penyusunan dokumen yang diperlukan selama proses akreditasi berlangsung.
Hadir sebagai tim pembimbing dalam kegiatan tersebut, yaitu Prof. Dr. dr. Eti Nurwening Sholikhah, M.Kes., M.Med.Ed., Sp.KKLP, Dr. dr. Almaycano Ginting, M.Kes., M.Ked(Clin.Path), Sp.P.K., dan Dr. Maftuchah Rochmanti, dr., M.Kes. Ketiga pembimbing memberikan arahan awal kepada seluruh peserta mengenai pentingnya persiapan yang sistematis dan terstruktur dalam menghadapi proses akreditasi.

Dalam sesi pembimbingan, para narasumber menjelaskan secara rinci mengenai alur dan jadwal pelaksanaan akreditasi, mulai dari tahap persiapan dokumen, proses pengunggahan dokumen ke sistem akreditasi, evaluasi kecukupan dokumen oleh asesor, hingga pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) sebagai tahapan penting dalam proses penilaian akreditasi. Penjelasan tersebut diberikan agar seluruh anggota tim memiliki pemahaman yang sama mengenai target dan timeline yang harus dicapai selama masa persiapan.
Selain itu, pembimbing juga memberikan pengenalan terkait struktur dan substansi Laporan Evaluasi Diri (LED) yang menjadi salah satu dokumen utama dalam proses akreditasi. Pada sesi ini dijelaskan bagaimana LED harus disusun secara sistematis, menggambarkan kondisi riil program studi, menampilkan analisis capaian kinerja, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan institusi, serta memuat rencana tindak lanjut untuk peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Tidak hanya membahas LED, para pembimbing juga memberikan penjelasan mengenai berbagai dokumen pendukung yang harus dipersiapkan oleh masing-masing tim. Dokumen-dokumen tersebut meliputi kebijakan institusi, dokumen tata pamong dan tata kelola, data sumber daya manusia, kurikulum, proses pembelajaran, kerja sama, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sarana dan prasarana, dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), hingga berbagai eviden yang menunjukkan implementasi kegiatan pendidikan profesi dokter.
Prof. Dr. dr. Eti Nurwening Sholikhah, M.Kes., M.Med.Ed., Sp.KKLP dalam arahannya menekankan bahwa keberhasilan akreditasi tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga oleh kesesuaian antara dokumen yang disajikan dengan implementasi yang dilakukan oleh program studi. Oleh karena itu, seluruh data dan bukti yang disiapkan harus mampu menggambarkan kondisi nyata penyelenggaraan pendidikan profesi dokter di Universitas Muhammadiyah Metro.
Sementara itu, Dr. dr. Almaycano Ginting, M.Kes., M.Ked(Clin.Path), Sp.P.K. menjelaskan pentingnya koordinasi antartim dalam proses pengumpulan data dan penyusunan dokumen. Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur di lingkungan fakultas menjadi faktor penting dalam menghasilkan dokumen akreditasi yang komprehensif dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta. Berbagai pertanyaan terkait teknis penyusunan LED, pembagian tugas SATGAS, pengumpulan eviden, serta mekanisme asesmen lapangan dibahas secara mendalam sehingga menghasilkan kesamaan persepsi di antara seluruh tim yang terlibat.
Melalui kegiatan Pembimbingan Pertama (Nurturing) ini, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro berharap seluruh tim akreditasi memiliki pemahaman yang kuat mengenai proses akreditasi serta mampu menyusun strategi kerja yang efektif untuk memenuhi seluruh standar yang dipersyaratkan. Kegiatan ini juga menjadi fondasi awal dalam membangun sinergi dan komitmen bersama menuju keberhasilan akreditasi Program Studi Pendidikan Profesi Dokter.
Sebagai tindak lanjut, seluruh tim SATGAS akan mulai melakukan pemetaan data, pengumpulan dokumen pendukung, serta penyusunan LED sesuai arahan yang telah diberikan oleh para pembimbing. Proses pendampingan akan terus dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh dokumen dan eviden siap untuk diajukan dalam proses akreditasi.