FK UM Metro – Ketua Program Studi (Kaprodi) S1 Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro (FK UM Metro), dr. Micko Martha Thamrin, M.Biomed., dipercaya menjadi bagian dari kepengurusan Asosiasi Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan Muhammadiyah (APKKM) Periode 2026–2028. Dalam kepengurusan tersebut, beliau ditetapkan sebagai pengurus Divisi II yang membidangi Pendidikan, Ilmiah, dan Uji Kompetensi, sekaligus menjadi perwakilan Universitas Muhammadiyah Metro dalam organisasi yang berperan mendukung pengembangan pendidikan kedokteran dan kesehatan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Kepengurusan APKKM Periode 2026–2028 dikukuhkan melalui kegiatan Pelantikan Kepengurusan dan Rapat Kerja APKKM yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut bertempat di Auditorium dr. Syafri Guricci, M.Sc., Lantai 5 Gedung Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jalan KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah program kerja APKKM untuk periode kepengurusan yang baru.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan rapat kerja dan pembahasan program organisasi. Agenda rapat kerja mencakup rapat komisi serta rapat pleno yang membahas dan mengesahkan program kerja APKKM Periode 2026–2028. Selain itu, rapat pleno juga mengagendakan pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai landasan organisasi dalam menjalankan tugas, fungsi, dan program kerja selama masa kepengurusan. Setelah rangkaian rapat kerja dan waktu istirahat, salat, dan makan (ISHOMA), kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus APKKM Periode 2026–2028 dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengurus APKKM Periode 2026–2028 sebagai dasar penetapan kepengurusan, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan para pengurus oleh Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum APKKM, Dr. dr. Irwin Aras, M.Epid., M.Med.Ed., sambutan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, serta sambutan sekaligus keynote speech dari Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Agenda tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen bersama untuk membangun sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah dalam mengembangkan pendidikan kedokteran dan kesehatan yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam struktur kepengurusan APKKM Periode 2026–2028, organisasi terdiri atas dewan penasihat, ketua umum, wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta lima divisi dengan bidang kerja yang saling mendukung. Divisi I membidangi Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Publikasi; Divisi II membidangi Pendidikan, Ilmiah, dan Uji Kompetensi; Divisi III membidangi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Rumah Sakit Pendidikan (RSP); Divisi IV membidangi Akreditasi dan Penjaminan Mutu; sedangkan Divisi V membidangi Hubungan Masyarakat (Humas), Kerja Sama, dan Keorganisasian. Para pengurus berasal dari berbagai fakultas kedokteran dan kesehatan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia, sehingga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan pertukaran pengalaman dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan pendidikan kedokteran.

Penetapan dr. Micko Martha Thamrin, M.Biomed., sebagai pengurus Divisi II menjadi kesempatan bagi FK UM Metro untuk mengambil bagian dalam pengembangan pendidikan kedokteran pada tingkat nasional. Bidang Pendidikan, Ilmiah, dan Uji Kompetensi memiliki keterkaitan erat dengan penyelenggaraan pendidikan dokter, mulai dari pengembangan proses pembelajaran, peningkatan kualitas kegiatan akademik dan ilmiah, hingga persiapan mahasiswa dalam menghadapi uji kompetensi. Melalui keterlibatan dalam divisi tersebut, beliau diharapkan dapat berkontribusi dalam pembahasan program-program yang mendukung peningkatan mutu pendidikan serta penguatan kompetensi mahasiswa kedokteran di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Selain itu, keterlibatan dalam kepengurusan APKKM memberikan ruang untuk bertukar pengalaman dan berbagi praktik baik dengan institusi pendidikan kedokteran lainnya. Pengalaman dalam mengelola program studi, melaksanakan pembelajaran, mengembangkan kegiatan ilmiah, serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi evaluasi kompetensi dapat menjadi bahan diskusi bersama untuk menemukan pendekatan yang relevan dengan kebutuhan masing-masing institusi. Kolaborasi tersebut juga berpotensi mendorong pengembangan kegiatan akademik lintas perguruan tinggi, memperluas jejaring dosen dan mahasiswa, serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi dinamika dan perkembangan standar pendidikan kedokteran.

Bagi FK UM Metro, keikutsertaan Kaprodi S1 Kedokteran dalam kepengurusan APKKM merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kelembagaan dan meningkatkan kontribusi fakultas dalam forum pendidikan kedokteran Muhammadiyah. Melalui jejaring nasional tersebut, FK UM Metro berpeluang memperoleh wawasan dan pengalaman dari berbagai institusi, mengembangkan peluang kerja sama akademik, serta mengikuti perkembangan gagasan dan program yang berkaitan dengan penguatan kurikulum, proses pembelajaran, kegiatan ilmiah, dan penjaminan mutu pendidikan dokter.

Keterlibatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan Program Studi S1 Kedokteran FK UM Metro melalui pertukaran informasi, penguatan kolaborasi, dan penerapan praktik baik yang sesuai dengan kebutuhan institusi. Sinergi antarperguruan tinggi menjadi salah satu unsur penting dalam membangun pendidikan kedokteran yang berkualitas, berorientasi pada kompetensi, serta mampu menghasilkan lulusan yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kepercayaan yang diberikan kepada dr. Micko Martha Thamrin, M.Biomed., FK UM Metro diharapkan semakin aktif berkontribusi dalam penguatan pendidikan kedokteran dan kesehatan Muhammadiyah di tingkat nasional. Amanah tersebut sekaligus menjadi peluang untuk memperkuat peran program studi dalam pengembangan pendidikan, kegiatan ilmiah, dan persiapan uji kompetensi, sejalan dengan komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan dan menghasilkan calon dokter yang kompeten, berintegritas, serta berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.